Search This Blog

Showing posts with label For Competition. Show all posts
Showing posts with label For Competition. Show all posts

Sunday, July 17, 2011

Ikutan Lomba Foto Masa Kecil :)

Namaku Sri tapi  nama panggilanku Ami
Foto kecil ini saya posting untuk mengikuti undian berhadiah yang digagas Sang Cerpenis Bercerita heheheee di sini posting-foto-masa-kecil-berhadiah ... Baiklah Saya beri Nama atau Judul : Kulihat Mata Indah Itu ..Foto tersebut bisa dikatakan foto yang langka. Mengapa? karena saya tidak memiliki dokumentasi foto kecil yang banyak. Jadi, sangat berarti sekali foto ini. Nenek saya dulu yang menyimpan dan memajangnya di sebuah frame. Di belakang foto itu tertulis nama Lengkap saya. Tapi entah dimana foto itu sekarang, sepertinya harus mengubek-ngubek untuk mendapatkan aslinya :) Oh ya, nama kecilku alias nama panggilanku Ami. Senangnya dipanggil Ami. Tidak semua orang memanggilku dengan sebutan itu. Hanya keluarga besar dan teman sekampung halamanku yang tahu masa kecilku memanggilku dengan Ami.

Satu hal lagi, dalam hidupku pernah ada seseorang dan itupun orang pertama yang mengatakan bahwa aku mempunyai mata yang bersinar. Orang itu adalah Chen Lao Tse, beliau adalah Guru les Mandarinku. Tapi, aku  tidak pernah merasa memiliki mata yang bersinar, sampai seseorang mengatakannya padaku. Ketika Chen Lao Tse mengatakan itu, sontak semua teman-teman les yang ada di kelas memandang ke arahku. Tapi aku biasa-biasa saja dan melemparkan senyum kalau beradu mata dengan teman-teman :)

Semoga foto ini bisa membawa hadiah itu pulang ya....kalau belum pun beruntung, tidak apa-apa, ini berarti mengenangkan masa kecil :)
Dan kalau menang nanti saya berikan alamatnya yang di Jakarta ...... Terima kasih, semoga mendapatkan penjurian yang berkesan. Ditunggu komentar penilaian untuk foto ini. Thanks :)

Wednesday, April 28, 2010

Pidato untuk anak SD memperingati "2 Mei"

Yup sebentar lagi kita akan memperingati hari pendidikan nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya. Saya terkenang dengan apa yang saya lakukan setahun yang lalu ketika ibu saya meminta saya untuk membuat naskah pidato bahasa inggris karena akan diadakan perlombaan setingkat SD dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional. Saya pun membuat naskah pidato itu dan meminta bantuan guru les bahasa inggris saya untuk merecheck grammarnya. Kuberikan naskah itu setelah selesai untuk ibu saya. Saya pun dimintanya untuk lansung mengajarkan pidato tersebut kepada murid kelas V SD. Nah, kalau  saya tidak datang ke sekolah anak-anak SD itu pun datanag ke rumah ibu saya. Mereka antusias sekali untuk mengikuti perlombaan tersebut. Tapi sayang setelah mereka ingat dan siap untuk berjuang panitia membatalkan perlombaan itu. Yah, saya kecewa. Dikarenakan saya ingin mengetahui sejauh mana usaha yang saya lakukan untuk mereka. Yah, meksipun mereka membatalkannya tapi setidaknya saya punya mengalaman mengajar anak-anak SD itu. untuk sesaat saya pun merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang Guru... yah butuh kesabaran dan kerja keras. 

Nah,,daripada saya menyimpan naskah pidato bahasa inggris hanya untuk saya seorang, lebih baik saya sharing untuk semua orang. Siapa tahu ada yang membutuhkannya atau barangkali sedang mencari inspirasi membuat naskah pidato bahasa Inggris. Berikut naskahnya dan semoga bermanfaat ya...hope you are lucky:
...................................................................................................................................................................
The Honourable judges,
Ladies and Gentlemen  
(Assalamualaikum Wr. Wb)


First of all, I would like to thank for giving  me the opportunity to speak on this special moment.

On this moment, I will explain about Ki Hajar Dewantara.
What do you know about Ki Hajar Dewantara?  
Ki Hajar Dewantara or Suwardi Suryaningrat  is one of our national heroes. He is also known as a father of national education  of  Indonesian. Besides, his birthday, may 2, is always commemorated by all Indonesian people, as that day has been announced by government as national education day.

Then, what makes him become a father of national education of Indonesian?
It was because of his achievements in education field. He was a pioneer of  education for Indonesian people since the dutch colonialism and he was also as an activist for independence of Indonesian. His very famous slogan “Tut Wuri Handayani” becomes slogan of our national education department, and the top of his achievements was, he became the first  minister of education, teaching and culture.

Therefore, we as young generation of Indonesian should respect him and respect all of our national heroes. Further more, we should continue their struggle by studying, making achievements in national or international world, keeping a good friendship between our friends and pursuing our dreams.
  
Ladies and gentlemen,
Ki Hajar Dewantara has given the best to our country, and now is our turn to give our best achievements to our country. I will close this speech by saying a big country is a country whose people can respect their warriors. Thank you very much