Search This Blog

Showing posts with label FUNNY Things. Show all posts
Showing posts with label FUNNY Things. Show all posts

Thursday, July 7, 2011

Candanya Orang Sunda

Sewaktu ANJAB di Puncak

 Ya, ceritanya saya sedari kemarin sampai hari ini ikut  kegiatan yang namanya ANJAB. Tidak  perlu ya dibahas panjang lebar tentang ANJABnya. Sekarang ingin intermezzo ya.

Nah, pagi ini ceritanya sebelum memulai ANJAB.. kita semua berintermezzo. Lupa lagi bagaimana awalnya tiba-tiba saja  topik pembicaraan beralih kepada saya. Ini sih gara-gara mas RIDHO yang tanya asal-usul saya... mulanya dia tanya tanah kelahiran dimana aku dilahirkan sampai  Mas Ridho tanya seperti ini:

RIDHO: "Si Sri mah sunda palsu"

Saya: " Benar  kok sunda asli" 

RIDHO: " Naon bahasa sunda lemes seuri? " (apa bahasa sunda halus untuk tertawa)? 

Saya: " Gumujeng, tahu atuh"

RIDHO:  Diam sebentar tidak berkutik, lalu bilang "bahasa sunda mah bahasa anu mudah pisan, semuanya berawalan dari A"

Mbak Natta:  " iya kata orang sunda mudah" 

Saya:  "Coba praktekkan"

RIDHO:  "Anjing Sia kamana" 

Mbak Natta: " Ya ampun Ustadz muda kita" 

Saya:  terhenyak sebentar tak percaya dengan apa yang baru diucapkannya lalu ketawa.. 

Ya, teman-temanku sekalian... maaf sebelumnya kata-katanya tidak saya sensor.. ini hanya guyonan saja. Jangan dianggap serius... Kita semua tahu laki-laki yang bernama lengkap RIDHO FAUDZI ini memang seorang ikhwan, baik  ya dan dia memang berasal dari satu kampung halaman dengan saya. Kita Sama-sama dari Tasik, yang berarti sama-sama bersuku Sunda. 

Pertama kali saya tahu mas Ridho dari tasik waktu orientasi CPNS dan baru tahu kalau dia alumnus SMAN 1 Tasikmalaya angkatan 2000.  Itu pun ketika kami bertiga, saya,  mas Erwin dan mas Ridho ngobrol-ngobrol... waktu itu mas Ridho yang bilang kalau mas Erwin juga dari Tasik.. usut diusut, eh ternyata  saya dan mas Erwin satu almamater. Kita berasal dari SMAN 2 Tasikmalaya.. alias MARTA 261... ya, kalau tidak salah itulah alamat Sekolah kami..

Tapi sayang ya, mengapa dulu terjadi perubahan nama sekolah dari SMAN 2 Tasikmalaya menjadi SMUN1 INDIHIANG... tapi alhamdulilah sekarang sudah kembali lagi ke awal SMAN 2 Tasikmalaya... tapi tetap ya di ijazah dan buku rapor kami tertera SMUN1 INDIHIANG...itu tidak bisa diubah... mudah-mudahan ke depannya tidak akan terjadi lagi yang namanya perubahan nama ..... jangan... nama itu adalah trademark .. dalam hal tertentu, perubahan nama sangat merugikan ......mungkin kami tidak banyak mengharumkan nama sekolah. Tidak ada prestasi yang diukir. Tapi saya bangga akan sekolah saya. Bangga karena bisa diterima di sana meskipun dengan nilai yang juga pas-pasan.  Dipundakku sekarang ada nama sekolah itu dan juga instansi dimana aku bekerja...

" Saya lulusan SMAN 2 Tasikamlaya yang bekerja sebagai PNS" mudah-mudahan bisa mengabdi dengan baik ..... jadi jangan ada perubahan nama lagi ya..

Balik lagi yuk ceritanya ke Mas Ridho.. Jadi, mas Ridho itu ya dia itu tidak pernah mau yang namanya salaman langsung dengan yang bukan muhrimnya. Bahkan di pegang atau disentuh pun tidak mau. Makanya, waktu orientasi dulu teman-teman suka bercandain dia.... ada yang sengaja pegang tangannya lah ... nah saya juga tergelitik untuk menoel alias menyentuhnya... lucu jadinya....  dia selalu berusaha untuk menghindar.

Makanya kalau Ridho Fauzi berkata-kata seperti di atas itu artinya dia menunjukkan sisi lain dari dirinya. Artinya dia  merasa dekat dengan kita. Ada keleluasan untuk bicara. Orang  bilang untuk membuat orang terbuka dengan dirinya sendiri, maka kita juga harus bersikap terbuka lagi.
Aku percaya dengan itu, bagaimana denganmu???

Oh ya, Mas Ridho ini pengetahuan agamanya luas. Paham yang dianutnya adalah Muhammadiyah. Saya juga pernah mendengar ceramahnya di kantor. Waktu itu menggantikan seseorang. Topik yang dia bahas ketika itu adalah tentang Tajwid atau bagaimana cara membaca Alquran dengan baik dan benar sesuai dengan ilmu tajwid.  Isi ceramahnya yang masih kuingat adalah kalau Mad itu dibaca 2 harkat.

"Masih banyak terjadi kesalahan dalam membaca Mad ini. Seharusnya dibaca 2 harkat dan salah satu cara untuk menghindari kesalahan adalah dengan cara membacanya diayun", terangnya.

Mas Ridho juga berbicara soal Gunnah.  Menurutnya Gunnah itu dibaca 3 harkat..
Setelah ceramah itu saya dan juga rekan-rekan ada keinginan untuk memintanya mengajari kami cara mengaji yang benar. Barangkali bisa dilakukan sehabis sholat zuhur seperti itu, tapi belum kami tindak lanjuti lagi tuh...

Mengetahui di kantor ini ada orang Sunda, saya merasa ada batur salembur.. artinya teman sekampung... bangga dengan orang Sunda, ternyata mereka juga ada dimana-mana...ayo lah siapapun teman-teman, suku bangsa teman-teman, lebarkan sayap kalian.......

Saya juga baru tahu kalau Suami dari Mbak Ari yang notabene masih satu kantor, dan juga ayah dari 2 orang putri ini pernah menjadi DEBT COLLECTOR.

"Saya tahu jalanan di Bandung, itu pun dulu waktu jadi Debt Collector", ujarnya..

Saya tidak bertanya tentang itu hanya mendengarkan saja.... Tuh khan kalau seseroang diajak bicara maka dia pun akan berbicara mengenai dirinya sendiri..... ada waktu ketika seseorang itu membuka dirinya sendiri tanpa diminta. 

Oh ya satu lagi, waktu prajab tahun kemarin mas Ridho menceritakan kepada kami semua, kalau dia pernah bernadzar. Nadzar nya adalah kalau dia keterima kerja akan segera menikah. Dan itu kesampaian. Jadi, menurut ceritanya teman-teman kami, Mas Ridho ini perkenalnya sangat singkat dengan Mbak Ari. Ibaratnya gayung bersambut atau pucuk dicinta ulam tiba. Nah, cerita seorang teman mengatakan kalau waktu itu perkenalannya Mas RIDHO kerumahnya Mbak ari, dan Mbak Ari pun diperkenalkan ke keluarganya, dan mereka langsung setuju untuk menikah...

Hidup seperti itu ya.. Tuhan punya jalannya sendiri...

NB: Mas Ridho ke dua dari kanan dalam gambar di atas....

Tuesday, December 21, 2010

Terompet Tahun Baru

Kiranya kita tinggal menghitung hari saja. Bahwa sebentar lagi kita akan menutup tahun 2010 dan menyambut tahun baru 2011. Suasana pergantian tahun baru ini sudah terasa ketika  saya melihat sudah ada beberapa pedagang yang menjajakan terompet yang berwarna warni di sepanjang jalan Barito pada hari Minggu (19/12).

Eye catching khan warnanya


Wah ada Terompet dalam bentuk Gitar dan Saxophone ya


Ada Terompet bentuk Naga ya


Terompet yang kecilnya juga ada

"warung"nya masih tutup



Yup, jadi kalau anda ingin memeriahkan tahun baru dengan meniup terompet jangan lupa untuk membeli terompetnya ya. Nah harganya sendiri, terjangkau kok. Ketika saya tanya kepada penjual terompet itu yang kebetulan penjualnya seorang tua yang sudah lanjut harganya itu ada yang Rp. 50.000; untuk ukuran yang besar, ada yang Rp. 35.000; ada yang Rp. 25.000; ada yang Rp. 15.00; ada yang Rp. 10.000 sampai harga yang terendah Rp. 5000;
Untuk terompet yang berbentuk naga harganya Rp. 35.000; tapi saya kurang tahu ditempat lain berapa harganya. Bahannya sendiri berasal dari kardus bekas yang diberi cover warna warni. Pedagangnya sendiri ternyata berasal dari luar Jakarta. Yaitu ada yang berasal dari Bekasi. Mereka tidur di warung itu. Menjaganya selama 24 Jam. kebayang ya kalau hujan turun bagaimana. Tapi memang akhir-akhir cuacanya baguslah. Tidak turun hujan yang besar. Itulah gambaran perjuangan orang untuk survive. Dan saya salut tehadap perajin terompet itu. Mereka terampil menyulap  kardus bekas menjadi barang yang berguna dan berharga.

Dan pertanyaan saya adalah: Akan membeli terompetkah anda untuk menyemarakan pergantian tahun?

Kalau saya sendiri yang jelas belum terpikir. Masih ada dua mingguan lagi untuk membeli terompet. Satu hal yang jelas, saya ingin merenung atas pencapaian sepanjang tahun 2010 ini. Tapi bukan berarti tidak merayakan ya. Merayakan pastilah. Kalau meniup terompet bisa, bisa dilakukan setelah melakukan renungan kepada Tuhan Yang Maha Esa atau pun sebelumnya. Intinya pergantian tahun baru ini jangan diisi huar-hura semata. Sempatkanlah diri kita untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dengan puji-pujian....


Akhirnya saya ucapkan selamat menyambut Tahun Baru 2011 untuk semuanya.

Monday, August 30, 2010

Saya juga baru tahu takjiah ???

Yup ceritanya pagi ini teman saya bercerita. Saya lupa siapa yang mulai bertanya. Tapi intinya salah seorang teman saya bertanya Pada si P, perihal apa yang sedang dia bicarakan dengan temannya itu. Teman saya si P, bilang seperti ini "kemarin saya lagi ngomong sama teman, dia bilang lagi takjiah"...  nah temanku Si P itu lalu tanya temanku Si N...apa artinya takjiah itu..temanku si N bilang "Silaturahmi"..lantas teman saya si P itu pun bilang sama temannya itu yang sedang takjiah seperti ini "oh alhamdulilah"...nah temannya heran "lho kok alhamdulilah"...nah pas di kantor teman saya T..bilang Takjiah itu khan artinya "melayat" bahasa arab.  nah sontak. teman saya Si N, dan saya pada ketawa....saya ketawa karena ini benar-benar konyol dan saya sebenarnya menertawakan diri saya sendiri wong saya juga baru tahu apa artinya takjiah itu...Hmmmm...memang saya rada ignorance kalau tentang kematian...maksud saya kalau bisa saya menghindari dari hal-hal yang berbau duka cita...Oh Tuhan betapa stupidnya saya :)

Friday, April 30, 2010

They call me "Mungil"

Yup today is friday the last day of April. But i have so many stories that i can share with you.
Yup, OB or Office girl here call me "si Mungil'
I still remeber when she asked me how old i was. 
I let her to guess my age....and everytime i meet her, she always calls me "mungil"..
It doesn't make me see red. But i am so affected. Why? 
It means she wants to get closer to me and wanna make  friend with me. So, even though she only asks me "mungil", very short word but i can keep communicate with her..oh so happy that she remember me and i have friend. Because i feel no one pay attention just like her or don't wanna get closer to  me and make friend with me. In another word i feel  "certain people far away with me". And now her friend calls me "mungil' too....but it's okey..it means i have friends..........what she does to me makes me a bit warm or not so stiff ....i can smile though it just a bit....
  

SMS Lucu dari Mbak Eka

Yup tepatnya kemarin sore  jam 17.29 saya mendapatkan sms lutcu dari reka kerja saya, yaitu, Mbak Eka. Isi sms nya seperti ini;

Cucun tuturubun nyuhun kulub suuk, 
kurunyung dudung nurugtug muru udud kuntung surutu urut nyuguh subuh,
dudung nubruk cucu,
kulub suuk cucun murudul,
dudung nyuksruk nubruk tungul,
tuur dudung buncunul,
cucun muru ku sunu nyuntrug dudung nu murungkut =) BIASA WAE ATUH MACANA TONG MANYUN2nin.................


Hahaha...saya benar-benar tertawa. Seperti release burden di hati saya..merelaxkan otot-otot yang tegang..Thanks ya Mbak Eka :)