Search This Blog

Showing posts with label Postcard. Show all posts
Showing posts with label Postcard. Show all posts

Friday, August 3, 2012

Ikut Rubrik Postcard Hasilnya untuk Portofolio

Hehehee, judulnya ya seperti yang dapat dibaca oleh teman-teman. Awalnya sih aku suka nulis blog, jepret-jepret meskipun tekniknya NOL. Tapi sudah gaya dengan kamera SLR, meski gak terlatih pakainya. Belajarnya pun otodidak awalnya. Ke sininya banyak diajari teman. Sebut saja Dani..yang ketemu pas waktu acara seren taun di Kasepuhan Sinar Resmi  banyak diberi masukan sama Dia. Bahkan kita pernah hunting foto bersama waktu ada acara Little Tokyo di Blok M. Itulah banyak sedikitnya aku tahu cara mengoperasikan si EOS 60 D ku meskipun masih pusing. Oh ya selain Dani ada juga Mbak Tri yang pernah memberi masukan soal teknik memotret.

Kalau untuk seminar pernah ikut, itu free seminar ya. Liputannya pernah aku tulis di sini. Tapi memang memotret itu harus banyak praktek ya..  Teori saja kalau tidak dipraktekan apalah guna maksudnya akan kurang maksimal pencapaiannya. Nah, bicara soal fotografi itu memang untuk sebagian orang ada yang merupakan profesi. Jadi banyak yang suka hunting foto dan dari hasil foto itu ada yang suka menjualnya menjadi pendapatan tersendiri. Dani pernah cerita soal itu padaku. Bahkan fotonya dia pernah dihargai lumayan besar lho nilainya. Dari ceritanya Dani itu aku terinspirasi. Mengapa tidak aku coba untuk kirim fotoku ke majalah. Jadi tidak hanya ngeblog saja tapi  aku pun dapat pengalaman lainnya.

Itu ceritanya.. Lanjut. Berhubung aku, suka pergi keluar kota dengan pesawat, maka  dari sinilah awal mula aku tertarik dengan isi majalah penerbangan itu. Sebut saja ada majalah Garuda. Aku senang sekali membaca misalnya cerita para traveler atau melihat fotonya yang bagus-bagus. Kalau untuk majalah Garuda ini suka aku bawa pulang ya. Soalnya memang diperbolehkan.

Nah, suatu ketika aku pergi tugas ke provinsi Bengkulu, kebetulan maskapai yang melayani rute Jakarta-Bengkulu adalah LION AIR. Mau tidak mau kita pakai itu pesawat. Nah, di dalam pesawat ini saya temukan sebuah majalah namanya LIONMAG. Aku buka-buka dan langsung tertarik dengan rubrik Postcard.  Pada rubrik ini isinya foto dan juga cerita tentang foto itu yang tidak terlalu panjang ada sekitar satu paragraf. Kebetulan di halaman atasnya itu dicantumkan penawaran. Penawaran itu berupa alamat email untuk siapa saja yang ingin mengirimkan foto. Wah aku tertarik untuk kirim foto ke alamat email tersebut, makanya pas pulang dari Bengkulu itu saya bawa majalahnya. Maaf ya saya ambil Majalahnya hehehee..

Aku cari foto yang bagus untuk dikirim ke Majalah LIONMAG. Putusan pun dijatuhkan pada sebuah foto Gunung Gamalama yang kuambil sewaktu tugas ke Ternate. Viewnya sudah bagus ya, jadi tidak usah banyak merekayasa hanya tinggal didukung kamera dan klik kontras maka hasilnya luar biasa. Setelah kukirim lewat email, tanggal 27 Juli 2012 aku mendapat telepon dari  LIONMAG. Katanya Fotoku mau dimuat untuk Malajah LIONMAG edisi Agustus. Perempuan yang diseberang telepon itu minta alamatku untuk dikirimi majalahnya, tapi dia katakan tidak ada fee. Ohhhhh... hehehehe...

Harapanku sih awalnya ada fee, buat nambah-nambah liburan akhir tahunku heheheh.. nyata tidak ada. Tapi itu tidak masalah, temanku Dani, bilang bagus dijadikan portofolio.. ya ya ya aku mengerti sekarang. Benar apa yang dikatakannya... Bayangkan saja di rute maskapai penerbangan itu ada fotoku hehehehehe... Baguslah untuk menambah semangat dan inspirasi.

Lalu, Hari ini, Jumat, aku mendapat kiriman yang isinya Majalah LIONMAG. Oh rupanya sudah terbit. Ini dia majalahnya edisi Agustus 2012 ...

LIONMAG edisi Agustus

Itu dia Cover depannya, saya dikirimi dua buah ya.. dan Ini dia Fotoku  di rubrik Postard.


Ini dia Gunung Gamalama

Dari foto di atas terlihat khan ada profile pictureku? Nah itu difoto sama temanku Nurul di halaman kantor hehehehe.. jadi fotonya temanku juga ikut  tampil, Thanks ya  :)

Dan kalau dinas ke luar kota itu sebisa mungkin dimanfaatkan secara optimal. Sudah jauh-jauh pergi kalau ada waktu luang berefreshinglah hehehee.... Hunting apalah itu...

Akhirnya dari semua yang aku lakukan ini hanya ingin bilang "My Life Has Just Begun"... yup... sepertinya aku baru mulai saja  bersenang-senang dengan hidupku...
Dulu juga menikmati, tapi maksudnya sekarang ingin lebih mengoptimalkan dari apa yang sudah dicapai dulu... yuk, mari kita mulai. Sekecil apapun karya kita, itu adalah bagian dari Portofolio kita :)



Monday, July 2, 2012

Cara Menikmati Pameran Filateli Dunia

Selamat sore, pembaca blog setiaku .... adakah rasa kangen untuk postinganku? Ya, baiklah untuk postingan kali ini, saya mau sharing tentang Filateli...
Nah ada yang punya hobi Filateli gak?

Saya sebenarnya bukan seorang Filatelis, tapi dunia perangko itu menarik. Yup, Baru-baru ini telah diselenggarakan pameran Filateli Dunia dari tanggal 18-24 Juni 2012 di JCC.  Ada yang pergi ke sana gak? Kalau tidak sempat mengungjungi pameran, saya katakan sayang sekali, karena eventnya sendiri tidak setiap tahun diselenggarakan di Indonesia.. Tahun depan giliran di negara peserta... ingat, pameran Filateli ini adalah pameran yang diikuti negara-negara luar.

Sekarang Langsung saja ya ke postingan...

Acaranya seminggu
ya, acaranya memang diselenggarakan seminggu dan saya hanya dua kali bisa berkunjung ke pameran itu. Pertama, hari Jumat, habis office hour atau pulang kantor... dan waktu ke sana itu standnya pada tutup, tapi kita masih bisa menikmati area pameran. Seperti ambil foto-foto di depan koleksi perangko atau mobil kuno dsb.  Kedua, saya kembali lagi hari Minggu, pada hari terakhir pameran. Dan sangat menikmatinya. Karena baru pada hari Minggu itulah, saya tahu, bahwa banyak hal yang dapat kita lakukan di Pameran Filateli, apalagi kelas Dunia.
Apa saja yang dapat kita lakukan ketika ada Pameran Filateli:

Membuat Perangko Prisma 

Teman-teman pasti ada yang sudah tahu apa itu Perangko Prisma. Perangko Prisma itu sendiri singkatan dari Perangko Identitas Milik Anda.  Kita bisa membuat Perangko Prisma dengan memampang foto kita  dan dapat digunakan untuk berkirim surat ya. Saya pun buat waktu pameran kemarin. Harganya Rp. 27.000,-  seperti ini bentuknya 

Perangko Prisma Fotonya Aku Sendiri

Perangko prisma ini cepat kok proses pembuatannya. Pertama kita difoto dulu, terserah mau backgroundnya dimana, tapi waktu itu, memang saya pilih yang ada sepedanya. Setelah itu, fotonya ditransfer dan dimasukan ke dalam bingkai yang sudah disediakan, kemudian diprint. Jadilah perangko prisma... Perangko Prismaku itu dapat dipotong-potong dan jumlah totalnya ada 12 buah ya.

Minta Free POSTCARD

Yup, jangan lupa untuk minta Postcard gratis utamanya pada Stand-stand yang ada. PT. Pos Indonesia menyediakan juga.  Nih Postcardnya..

Free Postcard dari PT. Pos Indonesia
Waktu itu, kehabisan Postcard. Ketika minta ke Standnya PT. Pos Indonesia, petugasnya bilang sudah habis. Alhasil minta-mintalah aku. Dan alhamdulilah berkat kebaikan dua Bapak Ini aku dapat juga Postcardnya. Ini dia Bapak-Bapak yang baik hati..

Bapak Eko
 Dari Bapak Eko ini saya dapat dua buah Postcard. Dan ...

Bapak baik hati
Dari Bapak yang baik hati ini saya dapat satu set hehehehe... waktu kutanya namanya dia gak mau kasih nama, katanya "Bapak yang baik hati saja" .... baiklah Pak, terima kasih ya untuk postcardnya.

Lalu,  apa yang kita lakukan dengan Postcard-postcard tersebut?
Jawabannya adalah minta Cap "perangko" pertama yang dikeluarkan di Indonesia dan minta juga cap pameran... seperti ini:

Perangko Pertama Indonesia
Nah, dibalik postcard ataupun dimuka postcard itu bisa minta untuk dicap perangko pertama Indonesia. Perangko itu dicap dengan  menggunakan alat.  Tidak cepat kering tintanya dan butuh waktu lama.  Tapi untuk mensiasatinya kita bisa menutupnya dengan tissu agar tintanya tidak beleberan kemana-mana.

Perangko yang berwarna merah itu ditaksir seharga Rp. 2 Milyar ada yang menyebutkan Rp. 20 Milyar... Itu merupakan Perangko Pertama Indonesia yang dikeluarkan pada tahun 1864. Bergambar wajah Raja Belanda, Willem III.  Diperangko itu ada kata-kata Nederlands Indie artinya Indonesia, sementara dibawahnya ada kata-kata   Postzegel artinya perangko.

Inilah Proses pencetakan Perangkonya


Selain minta cap perangko pertama, kita juga bisa minta cap pameran. Sebagaimana nampak pada gambar di atas.
Seruu bukan?

Minta Buku Philatelic Passport
Buku untuk Mengumpulkan Perangko dan Cap
Waktu pameran Filateli kemarin itu, disediakan buku gratis yang diberi nama Philatelic Passport. Kita bisa mendapatkannya dibagian Informasi atau disetiap stand pameran yang ada. Apa yang dapat kita lakukan dengan Buku itu?
Jawabnya adalah minta cap ke setiap stand pameran yang ada. Akan lebih menarik kalau diberi perangko. Tapi perangko itu harus beli ya, tentunya beli disetiap stand dan diberi cap.
Seperti ini ...

Isi Buku Philatelic  Passport
Nah, ini dia isi dari buku Philatelic Passpot. Seperti yang dapat kita lihat, di dalam buku ini sudah ada nama-nama negara peserta pameran, dan nomor boothnya. Kita bisa membeli perangko dan meminta cap sesuai dengan booth yang ada.
Sayangnya, buku saya ini tidak semuanya penuh karena hanya satu hari. Dan standnya ada yang buru-buru tutup.  Seharusnya ketika hari pertama kita sudah berkeliling-keliling meminta cap dan membeli perangko itu. Oh ya, perangko itu dijual Rp. 10.000,- Rp. 20.000,- intinya antara booth yang satu dengan yang lain berbeda. Tapi rata-rata dijual seharga Rp. 10.000,- yang unik, waktu itu ada yang me-lem perangko tidak menggunakan lem sebagaimana lazimnya, tapi menggunakan ludah hehehehee..... aya-aya wae si Bapak.


Membeli Seri Perangko 

Seri Perangko Wayang di Pameran Filateli
Seri Perangko Batik
Ada juga seri yang seperti ini, 

Perangko Badak
Perangko Wayang Golek
Perangko Tari Saman
Perangko keris
Perangko Anggrek
Perangko Komodo
Perangko Seri Angklung
Perangko-Perangko di atas itu merupakan seri khusus Pameran saat itu. Namun kita juga bisa membeli seri  atau edisi lama. Seperti dibawah ini:
Seri Perangko Batik 

Seri Flora dan Fauna dalam bentuk Booklet
Perangko seri Zodiak

Seperti itulah kira-kira ...

Membeli Album Perangko
Album Perangko
Susah sekali mencari Album Perangko ini, kecuali di Pameran Filateli.  Perangko Filateli yang kubeli ini berharga Rp. 100.000,-

Selain album perangko dijual pula album uang kertas dan uang koin, seperti ini bentuknya:

Album Uang Koin

Album Uang Kertas ...
Kalau teman-teman lihat uang kertas pada Album itu, memang saya beli di pameran itu. Dikarenakan selain Perangko, ada juga yang menjual produk lainnya. Nah kalau Album uang kertas dan uang koin ini seharga  Rp. 80 ribu sama Rp. 70 ribu rupiah ya..

Menikmati atau Partisipasi dalam Kegiatan Lainnya

Di pameran Filateli itu, ternyata ada perlombaan, Entah itu lomba filateli atau lomba melukis dan lainnya...

Karya Anak SD
Karya Anak SD
Wow amazing ya... ada gambar yang komposisi warnanya bagus.. Kalau aku disuruh gambar sudah bisa dipastikan  tidak lebih baik dari mereka... Masalahnya dari dulu tidak terbiasa dengan menggambar ...

Demikianlah kira-kira gambaran bagaimana cara kita menikmati sebuah Pameran. Barangkali antara satu pameran dengan pameran lainnya tidak sama, at least dengan adanya postingan ini semoga dapat bermanfaat ya untuk kita... siapa tahu nanti di Indonesia, entah tahun berapa akan ada lagi Filateli Dunia.

NB: Aku sudah kirim Poscard pada temanku tentunya dengan menggunakan Perangko Prisma. Tapi Dia bilang postcardnya belum sampai. Ya maklumlah perangkonya sendiri senilai Rp,. 1500,-  Tolong ya Pak kurir yang datang ke kantor tempo itu, mohon dengan sangat Postcardnya diproses. Soalnya, aku tidak pernah berkirim postcard.... Heheheheee... Thanks.