Search This Blog

Sunday, May 15, 2011

Kehabisan Tiket "Matah Ati"

Foto diambil dari FB note Matah Ati

Menyesal !!! itu adalah kata pertama yang ingin saya katakan.
Ketika saya datang ke tempat penjualan tiket, ternyata sudah sold out tidak menyisakan satu pun.
Sebenarnya saya sudah lama tahu akan ada pentas tari Matah Ati, tepatnya seminggu yang lalu. Waktu itu saya mendapatkan kabarnya dari salah satu surat kabar nasional. Itu pun dalam bentuk berita. Ditulis dalam kolom kecil. Kalau tidak jeli kita tidak akan mengetahuinya. Ya, selama satu minggu itu saya perhatikan memang tidak ada iklannya dikoran. Saya rasa orang-orang yang terlibat di dalam pentas tari itu sudah tahu kapasitasnya. Jadi, tidak perlu gencar melakukan promosi. Karena suguhan yang bagus pasti menarik banyak orang. Dan orang pasti akan membicarakan hal ini. Dengan kata lain informasi dari mulut ke mulut yang pada akhirnya akan powerful. Menarik keingintahuan orang. Coba kita bayangkan kalau membuat iklan di surat kabar pasti harus bayar tarif.....tapi dengan gaya promosinya Team Matah Ati...,,Saya salut...mereka berhasil....

Sebenarnya ketika saya membaca kolom beritanya pentas Tari Matah Ati, saya langsung memotong dan mengklipingnya. Lalu saya pun langsung mengcontact RXXX KXXXXX Tempat menjual tiket...seorang diseberang sana yang menerima telepon saya hanya menyarankan saya untuk datang membeli tiket langsung ke tempatnya. Jadi, tidak  menyarankan saya untuk mentransfer.

Wah, terbayang khan, saya langsung kecewa. Saya sebagai seorang pegawai tidak memiliki waktu yang luas untuk pergi. Hari senin sampai Jumat di Kantor. Saya bisa hari Sabtu dan Minggu. Tapi yang namanya manusia ada saja alasan..entah itu malas pergi, entah itu nanti-nanti saja... yang pada akhirnya seperti saya kelamaan berpikir. Sebenarnya hari Sabtu sesudah les itu saya bisa saja langsung datang ke tempat tiket itu., Tapi ya, saya ragu untuk pergi. Karena capek habis les dan kurang tahu jalan dari tempat les.... Puncak penyesalannya hari ini. Saya putuskan untuk "gambling" datang langsung ke tempat tiketnya. Karena sejak hari Jumat saya telepon tidak ada yang mengangkat. Jadinya saya langsung datang ke tempat tiketnya siang ini. Tapi ternyata tiketnya Sold out bahkan untuk pertunjukkannya esok hari pun sudah sold out. 

Jadinya saya mendapatkan saran untuk membaca referensinya saja. Ya. saya sudah membacanya. Melihat foto-fotonya. Bahkan lihat di Youtube yang pertunjukkan di Singapura, FABULOUS ya...kental budaya Indonesianya.. Saya suka itu.
Nah, dari referensi yang saya baca didapatkan informasi adalah:

  • BRAy (Bandoro Raden Ayu) Atilah Soeryadjaya, menulis naskah sendratari ini berdasarkan kisah nyata dari nenek leluhurnya sendiri. Beliau yang lahir dan dibesarkan di dalam lingkungan istana Kerajaan Mangkunegaran ini juga merangkap sebagai sutradara, konseptor dan produser untuk ‘Matah Ati’.
  • Penata Artistik : Jay Subyakto
  • “Matah Ati” adalah sebuah kisah perjalanan dan perjuangan cinta yang terjadi di Jawa pada abad ke-18 tentang gadis desa bernama Rubiyah. Beliau kemudian menjadi bagian dalam masa perjuangan R.M.Said melawan penjajahan Belanda di tanah Jawa dimana ia menarik perhatian seorang ksatria ningrat Jawa yaitu R.M. Said yang juga dikenal Pangeran Sambernyowo yang kemudian jatuh cinta kepadanya. Hingga 16 tahun peperangan dan pemberontakan usai dengan kekalahan lawan, maka jadilah Raden Mas Said menjadi Raja bergelar Mangkunegara 1 dan Rubiyah menjadi istri dengan nama RAY KUSUMA MATAH ATI karena lahir di desa Matah dan bisa juga diartikan ‘Melayani hati sang pangeran’, melalui beliaulah turun generasi raja-raja Mangkunegaran. 
  • Raden Mas Said adalah cucu dari Amangkurat 4, pada waktu itu hasil dari peperangan dan pemberontakan akhirnya menghasilkan perundingan yang dikenal dengan Perjanjian Giyanti. Perundingan perdamaian itu menjadikan kerajaan di Jawa terbelah menjadi empat yaitu Kasultanan Jogjakarta dan Pakoealam Jogjakarta.. serta Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran Surakarta (Solo). Cerita indah ini dirajut dengan tema cinta, belas kasih, keberanian, keputusasaan dan sukacita.
  • ‘Matah Ati’ menampilkan keagungan dan perjuangan wanita serta merupakan suatu fakta historis bahwa pada abad ke-18 sudah ada pejuang- pejuang wanita yang tangguh untuk menumpas keangkara murkaan dan ketidakadilan. Dengan kata lain, peran Rubiyah tidak hanya menjadi seorang istri/ibu yang selalu berada di wilayah urusan domestik (rumah tangga) dan wanita tani yang bisa menarikan tarian Jawa, seperti Srimpi, Bedaya dan lain-lain; melainkan juga mampu mendampingi R.M.Said dalam memimpin perang serta memimpin 40 prajurit wanita di medan perang layaknya laki-laki.
  • Konsep dasar dari pertunjukan ini berangkat dari “Langendriyan” yaitu pertunjukan yang menyajikan tembang-tembang jawa dan tarian klasik jawa dengan Gaya Tari Mangkunegaran. Langendriyan sendiri lahir dari Kraton Mangkunegaran. Tradisi Mangkunegaran sebagai titik tolak untuk penciptaan karya ini.
Seperti itulah kira-kira informasinya.

NB: Dari peristiwa ini hikmahnya adalah ketika kita mendapatkan informasi akan ada sebuah pentas atau pertunjukkan di mana konsep dan orang-orangnya sangat kredibel dan kapasitasnya tidak diragukan lagi lebih baik langsung saja di follow up. Misalnya langsung pesan tiket. Seperti yang dikatakan teman saya ketika saya sampaikan bahwa Jay Subiyakto terlibat, dia katakan Bagus.. "Jay itu Bagus", begitulah kira-kira.
Sempat terlintas dipikiran saya waktu itu, ingin ijin beli tiket waktu jam istirahat kantor. Tapi ya prakteknya tidak semudah memikirkannya.  

Sebenarnya kalau bisa transfer saya saat itu juga pasti akan langsung transfer. Tapi dikarenakan orang yang saya hubungi tidak mengatakan bisa ditransfer saya jadi bingung. Tapi kalau saya lihat di twitternya @matah_ati ternyata ada penukaran tiket, artinya tiket bisa dibeli dengan cara ditransfer. Saya suka dengan cara ditransfer. Mengapa?  karena dengan transfer kita tidak perlu bingung kapan harus datang ke tempat penjualan tiket. Selain itu,  dengan transfer kita bisa menukarkan voucher pada hari H....

Dari kejadian ini, hikmah yang lain adalah, ketika di satu tempat tidak melayani transfer, kita lebih baik mencari agen tiket yang lain ...!!!

NB: Kepada TEAM Matah Ati, Mohon ada pertunjukkan ulang  ya, terima kasih...

Saturday, May 14, 2011

Layanan Mobile Banking

Diambil dari bankmandiri.co.id dan telah saya crop

Ya, memang hidup akan terasa lebih simple kalau kita bisa memanfaatkan setiap inovasi baru. Saya sekarang hendak bertanya, apakah teman-teman melakukan transaksi perbankan lewat tangan ?  atau masih harus pergi ke ATM terdekat dan kalau tidak ada, teman-teman harus mencari ATM yang ada logo linknya?
Hm, hal itu selalu  saya lakukan... tapi mungkin sekarang bisa dieliminir.

Ya, hanya dengan menggunakan Mandiri Mobile Bangking (promosi nih) kita cukup melakukan segala transaksi lewat HP kita. Tapi tidak semua jenis HP bisa melakukannya. Salah satu jenis HP yang dapat melakukan Mobile Banking adalah BB alias Blackberry. Saya pun diberi tahu teman caranya.
Tadinya saya hendak menggunakan layanan SMS banking tapi teman saya katakan itu tidak praktis masih manual. Dia lalu menyarankan saya untuk mendownload aplikasi Mandiri Mobile.

Hal yang pertama dilakukan adalah dengan cara mengetik Reg (spasi) mobile kirim ke 3355.
Setelah itu akan ada sms balasan yang isinya berupa link. Kemudian kita klik link tersebut dan nanti akan mendonwload aplikasi mobile banking. Setelah berhasil nanti akan ada tampilan seperti dapat dilihat pada gambar Blackberry di atas. Kita nanti registrasi dan mensetup No PIN.
PIN ini nanti akan ditanyakan setiap kali kita akan masuk ke dalam layanan M banking. Setelah berhasil log in nanti kita dapat melihat bebeapa fitur. Seperti :
  1. Favoritku 
  2. Informasi rekening
  3. Transfer : ada tiga jenis yaitu: Transfer ke rekening mandiri, transfer antar bank-Kliring dan transfer antar Bank -RTGS
  4. Pembelian : Isi Ulang CDMA, dan Isi Ulang GSM (kita bisa memilih operator sesuai dengan yang kita butuhkan)
  5. Pembayaran : peruntukkannya banyak, antara lain: ada Telepon dan CDMA, GSM, Internet, TV Kabel, Listrik, Kartu Kredit, Pajak, Angssuran, Asuransi, Pendidikan, Kereta Api, Tour dan Travel, PAM, dll.   
  6. Admin
Seperti itulah kira-kira fitur yang dapat dipergunakan. Dan saya pun telah membuktikannya bahwa Mobile banking sangat membuat segalanya ringan. Saya malam ini berhasil membeli pulsa lewat Mobile banking. Kalau menggunakan Mandiri minimal harga pulsa yang dapat dibeli adalah Rp. 25000,-

setelah selesai melakukan transaksi nanti akan ada pemberitahuan dari INDOSAT bahwa kita telah berhasil melakukan pembelian pulsa seharga anu .....

Oh ya, Setiap kali kita akan melakukan transaksi kita akan diminta lagi no PIN. No PIN ini berbeda dari PIN Log in. kita mendapatkannya dari petugas bank dan telah kita ubah lagi.
Dengan adanya Mobile banking ini tentu memudahkan kita. Saya pernah ada kejadian ketika itu pulsa habis dan saya sangat membutuhkannya. Alhasil, saya keluar kosan  dulu untuk membeli pulsa, padahal di luar sedang hujan. Dengan adanya Mobile ini, kita bisa melakukan pembelian pulsa kapan saja.

Seberapa besar biaya administrasinya? saya kurang tahu.... hal itu... tapi dengan adanya M mobile banking, saya terbantu sekali. Malam ini certitanya sedang berdiskusi dengan adek perihal masuk Ke Perguruan Tinggi. Tiba-tiba komunikasi terputus karena habis pulsanya..... tapi dengan Mobile banking ini, kita bisa mengatasinya.

Note: yang harus teman-teman perhatikan dalam melakukan transaksi meluli Mobile banking adalah sinyal. Sinyal yang bagus membuat transaksi lancar ya :)

Thursday, May 12, 2011

Crazy Little Thing Called Love

Diambil dari bicarafilm.com
Ya, akhirnya saya menonton juga film ini. Pertama kali lihat cuplikannya sih waktu mengantar sepupu beli tiket konser di Grand Indonesia, di Blitzmegaplex. Sepintas saya lihat film ini kocak  dan membuat saya penasaran ingin menontonnya. Akhirnya saya pun mendapatkan DVDnya dan barusan habis menonotn.

Adapun pemeran utama dari film ini Mario Maurer sebagai Chon dan Pimchanok Lerwisetpibol sebagai Nam.  Ceritanya si Chon ini murid baru di sekolahnya Nam dan most populer student... ternyata diam-diam si Nam ini jatuh hati kepada si Chon... Nam yang terbilang jelek berusaha untuk tampil cantik agar bisa mendapatkan perhatian dan cintanya si Chon. Segala usaha dia lakukan untuk tampil cantik. Termasuk dengan membeli buku guidance untuk menarik perhatian lawan jenis. Bahkan, teman-temannya membantu make over si Nam.. dengan memakaikan lulur dan masker buat si Nam. Tapi hasilnya belum maksimal.

Selain itu, si Nam juga ikut dalam pentas snow white dan marching Band. Nah, baru ketika ditunjuk jadi leader di Marching Band si Nam meraskan kesulitan yang besar. Dia harus berlatih dan berlatih untuk dapat menggunakan tongkat dengan baik. Tapi akhirnya dia melaksanakan tugasnya dengan baik. Dia bisa dan berhasil.


Singkat cerita, si Nam ini sekarang penampilannya sudah lebih baik dari sebelumnya yang seperti si itik buruk rupa...Tapi ketika si Nam berubah menjadi pribadi yang baru...teman-teman dekatnya menjauhinya karena Nam hampir melupakan teman-temannya itu. Tapi itu tidak belangsung lama mereka dekat kembali.

Melihat penampilan Nam yang lebih bagus, temannya Chon menaruh hati padanya. Jadi, ceritanya terjadi cinta segitiga antara Nam, Chon dan Temannya Chon. Chon sebenarnya hampir mengatakan bahwa dia mencintai Nam, akan tetapi lidahnya berkata lain sewaktu memberikan bunga. Chon katakan bunga yang dia berikan untuk Nam itu dari temannya padahal itu darinya.

Pada waktu yang bersamaan juga temannya Chon mengutarakan isi hatinya pada Nam. Tapi Nam diam saja tidak memberikan jawaban apa-apa. Temannya Chon itu menganggap Nam menerimanya tapi dia salah. Nam, kemudian memberikan klarifikasi bahwa diantara mereka tidak ada apa-apa.   Temannya chon menjadi sedih mendengar pengakuan itu. Lalu, dia melapor pada Chon bahwa dia jangan pernah mencari Nam, Karena dia akan merasa sakit hati kalau sahabat dekatnya berpacaran dengan orang yang dia sukai. Jadi, diantara mereka sepakat untuk tidak jatuh cinta pada gadis yang sama.

Nam, tidak mengetahui bahwa diantara mereka terdapat perjanjian. Dan karena ketidaktahuannya itu ia berniat untuk mengutarakan isi hatinya pada Chon. Tapi sayang setelah mengutarakan isi hatinya, Chon berbohong kalau dia sedang berpacaran dengan Pin. Tentu saja membuat Nam Menjadi sedih. Chon juga tentunya merasa bersedih juga karena telah berbohong.

Ceritanya setelah kelulusan sekolah itu, Nam mau pergi ke AS menyusul ayahnya dan belajar di sana. Sedangkan Chon akan belajar sepkabola. Tapi, sebelum pergi Chon memberikan album yang berisi foto-foto Nam yang dia letakan di depan pintu. Singkat kata mereka berpisah selama 9 tahun.

Nam, certanya menjadi seorang designer terkenal dan Chon menjadi photografer profesional. Mereka dipertemukan kembali di acara show. Ketika bertemu itu Nam, bertanya satu hal pada Chon, apakah dia sudah menikah atau belum?  Dengan sangat penuh perjuangan akhirnya Chon bilang bahwa dia belum menikah karena menunggu 9 tahun untuk kedatangan Nam dari AS.

Ceritanya mereka dipertemukan kembali di acara show


Oh My God, sebenarnya filmnya kocak  terutama pada bagian awal dan dari petengahan sampai akhir dramatis sekali. Tapi banyak pelajaran yang bisa diambil.  Cantik fisik penting tapi akan lebih cantik lagi apabila kita memiliki skill atau kelebihan lain yang akan memberikan poin plus tentang cantik itu sendiri. Cinta adalah mengenai perasaan. Jadi, kita tidak berhak melarang orang untuk mencintai. Bagaimana kalau kita memiliki perasaan yang sama dengan teman kita? saya rasa kita harus bercermin. Misalnya, siapa sih yang lebih disukainya. Dan terima kenyataan kalau dia tidak mencintai kita. Jangan menghalang-halangi.

Cinta yang positif bisa membuat orang berkreasi, berkarya dan berprestasi. Sebagai penyemangat hidup juga... 

Dan untuk lelaki, sekali lagi, bahwa kaum adam dilahirkan untuk menjadi pria yang kuat. Jadi, jangan jadi penakut. Jangan tunggu perempuan itu menyatakan cinta dulu. Anda jangan egois!!! Kalau anda punya cinta katakanlah. Ini adalah kehidupan real, perempuan selalu ada diposisi sulit.  Dan yang terpenting dari semua ini adalah persahabatan. Sahabat itu pelipur dalam suka dan duka.

Kalau anda memiliki cinta untuk saya, katakanlah....

Saturday, May 7, 2011

Mystery of Batavia

Mural Yang direfleksikan atau diproyeksikan  lewat layar
 Yup, ceritanya siang ini saya pergi ke Kota Tua. Ini untuk ketiga kalinya. Tujuan saya ke Kota Tua adalah untuk menemui Bapak Khasirun yang pernah saya wawancarai dulu. Tapi sayang Bapaknya tidak ada. Rekannya mengatakan hari Sabtu, dia off. Hari minggu baru  kerja. Hm, saya tidak puas kalau tidak bertemu dengan orangnya langsung, maka saya putuskan untuk kembali lagi ke sana kalau saya ada waktu lagi.

Karena sudah datang jauh-jauh tidak enak kalau harus kembali pulang. Makanya saya pun keliling-keliling dulu. Kali ini saya melihat museum Seni Rupa dan Keramik. Sehabis dari sana saya kembali lagi ke musem Fatahillah tapi sayang sudah tutup museumnya. Lalu saya perhatikan ada spanduk yang bertuliskan Mystery Of Batavia: The Interactive Epic Adventure. Dimulai dari Bulan Maret sampai Mei.

Nah, seorang bapak yang bertugas memberikan saya brosur. Setelah saya teliti ternyata, saya pernah melihat berita tentang Mural ini di TV. Saya putuskan untuk melihatnya. Ya kalau hari Sabtu, Mystery Of Batavia itu di mulai jam 16.00 WIB dan berdurasi selama 30 menit. Gratis ya... Kalau Hari Minggu dimulai jam 9.00 WIB ya...

Lalu, saya pun mengantri dan masuknya dari bagian pintu samping museum fatahillah karena pintu utamanya sudah tutup.  Sesampainya di bagian belakang Museum kita mengantri lagi dan menunggu panitia memulainya. Tiba-tiba ketika sedang mengantri itu, datang seorang yang membawa pedang berbaju hitam dan wajahnya ditutup...  seperti ini:
Orang ini datang dengan membawa "Pedang"
Sayang memang tidak ada buku pedoman yang diberikan kepada penonton. Jadi, saya menikmati saja apa yang ada dihadapan saya. Setelah yang bertopeng muncul maka datanglah orang ini :

Ceritanya nih orang punya mengundang penonton ke pesta majikannya
Jadi, orang yang berjubah merah itu, ceritanya punya majikan yang sedang merayakan pesta ulang tahun perkawinan dan kita sebagai penonton diundangnya. Nah, baru setelah adegan ini para penonton masuk ke dalam ruangan. Namanya ruangan ini:

Di dalam ruangan inilah pertunjukkan itu kami lihat dengan menggunakan layar untuk merefleksikan Mural
 Nah, bagaimana jalannya cerita Mystery Of Batavia itu? berikut video cuplikannya yang dapat dilihat teman-teman.














Berdasarkan informasi yang saya peroleh ternyata orang-orang yang bemain dalam pertunjukkan Mystery of Batavia ini dari Teater Koma. Oh ya acara ini juga disponsori oleh beberapa lembaga maupun Media.
Yang membuat saya tertawa adalah tokoh yang memerankan petugas keamanan hehehhehe..teman-teman bisa melihantya di Video itu.

 Nah, sekarang kita bahas sedikit tentang The Mistery of Batavia........

Petualangan bermula dari sini : Mural tak selesai dalam kamar rahasia Kota Tua. Ditemukan secara tak sengaja oleh sekelompok seniman Inggris dan Indonesia pada tahun 2010. Dari situ, selama setahun penuh, para kolaborator antar bangsa, lintas profesi dan multi generasi, yang terdiri dari seniman Inggris dan Indonesia, sejarawan, penulis, artis, animator, desainer game, dan aktor teater mencoba menerjemahkan misteri lukisan yang memotret penduduk multietnik Batavia di zaman pemerintahan Belanda ini.

Dan hasilnya adalah cerita petualangan detektif abad ke -19 yang melibatkan mitos Pedang Pangeran Jayakarta yang hilang. Pedang yang dipercaya membawa tuah tak terhingga pada sesiapa yang menguasainya atau menjadi penjaga kota dari segala malapetaka. Empat Tokoh bertemu dalam pusaran seteru. Apakah mereka yang akan menyeret Batavia pada bencana atau justru jadi penyelamat kota?

"Cerita silat peranakan gaya baru" ini akan dieksplorasi kembali dan disajikan dengan sentuhn kreativitas dan teknologi masa kini untuk generasi baru penikmatnya.  Dalam bentuk seni video mapping projection, interactive animated performance, komik digital, game online, dan permainan interaktif macam treasure hunt event. Ramuan multietnik ini tak pelak adalah pengalaman baru dalam menikmati seni dan benda peninggalan budaya bagi penonton abad ke 21!

Berikut Glosari atau keterangan dari beberapa istilah diatas: 
  1. Video Mapping Projection: proyeksi visual bisa berupa teks, foto, animasi, gambar bergerak, pada bidang bangunan apa pun. Elemen dan tekstur bidang ini dimanfaatkan seniman proyeksinya untuk mendapatkan sensasi visual yang baru, hingga tampak nyata dan hidup. Video mapping projection dikembangkan oleh para DJ video di klub-klub di Inggris dan Jerman sekitar tiga tahun lalu.
  2. Interactive Animated Performance: Seni pertunjukan yang melibatkan teknologi gambar bergerak, seni pertunjukan teater, dan interaksi aktif penontonnya. Penonton bukan cuma penikmat tapi juga partisipasi aktif dalam pertunjukan. (Oh ya interaksinya yang saya perhatikan itu ada waktu si lakon bertanya kepada pengunjung ada yang bawa bom?? kurang lebih seperti itu)
  3. Online Games : permainan digital yang bisa diakses/dimainkan di layar komputer lewat medium internet.

Seperti itu kira-kira penjelasnnya. Setelah selesai, kami lalu masuk ke dalam ruangan Mural yang asli.Tapi sebelumnya ingin saya katakan bahwa pertunjukkan itu tidak sampai finish ceritanya...tapi kita bisa membaca komi digitalnya di sini.....

Berikut adalah lukisan Mural Asli yang saya foto:

Diceritakan mereka sedang berpesta

Nah itu orang yang berpakaian  adat Jawa ceritanya seorang Wedana
Pada bagian atas lukisan ini terlihat sketsa yang belum diwarnai

Mural yang digambar di pojok

Nah, lalu sekarang pertanyaan yang mendasar adalah apa itu mural???
Yap, Mural itu adalah lukisan  dengan menggunakan media anorganik, misalnya, tembok, batu, batu bata dsb.

Mural yang digunakan pada pertunjukkan tersebut merupakan Mural hasil Karya Harijadi Sumodidjoyo.
Judul mural tersebut adalah " Situasi Batavia-Batavia pada kurun 1880 - 1920" dilukis Harijadi Sumodidjoyo, lahir di Ketawang, Kutoarjo pada 25 Juli 1919. Kadang - kadang tahun kelahirannya ditulis pada 1921. Itu dilakukan agar dia bisa masuk jadi Tentara Pelajar. Pelukis Otodidak ini memulai karir dengan jadi pembuat poster film yang diputar di Bioskop.

Mengaku memulai melukis pada tahun 1941, tapi pada tahun 1944 Bung Karno sudah membeli lukisannya. Bung Karno pula yang memintanya membuat relief antara lain di Bandara Kemayoran Jakarta dan Hotel Indonesia. Pada tahun 1965 Ia mampir ke Meksiko dan bertemu dengan Jose David Alfaro Siqueiros, pelukis realis kiri sekaligus seniman besar mural meksiko.

Pada tahun 1974, Pemerintah Jakarta meminta Harijadi dan pelukis S. Sudjojono membuat lukisan sejarah di salah satu ruang museum sejarah. Plafonnya Rp. 12 juta. Harijadi menerima tantangan itu, bahkan meminta lukisan dibikin di permukaan dinding seluas hampir 200m2, bukan di atas kanvas seluas 20 m2 seperti yang direncanakan. Pada Akhirnya Lukisan tak pernah selesai, karena dinding makin lembab dan cat tak bisa menempel. 

"Situasi Batavia-Batavia pada kurun 1880-1920" yang menggambarkan Batavia yang meriah dengan pasar dan pesta serta campur baur etnik Eropa, Tionghoa, Melayu, dan Arab. Lengkap dengan detail pakain, perhiasan, aneka panganan. Situasi sosial ditangkap lewat gambar para prajurit Belanda yang keras dan hukuman gantung di muka umum sebagai bagian dari upaya memelihara ketertiban sosial. Jika jeli, kita bisa menjumpai Stasiun Jatinegara, Harmoni, Kota dan Pelabuhan Sunda Kelapa dan Tanjung Priok, Pecinan, dan Pintu Gerbang Amstedam yang dirobohkan pada zaman kemerdekaan di dalam lukisan.

Note: saya perhatikan sepertinya sketsanya sudah selesai. Hanya saja coloring atau pemberian warna pada sketsanya itu yang belum selesai. Kalau saja lukisan Mural ini selesai, saya rasa hasilnya akan amazing. Karena "ada tembok yang bercerita sejarah"...sekarang juga bercerita tapi kurang jelas buat saya heheheh...

Bagi teman-teman yang ingin melihat pertunjukkan ini jangan khawatir masih ada sampai tanggal 15 Mei ya.... Ayo segera ke Kota Tua :))

 

Thursday, May 5, 2011

Kisah Ibu dan Anaknya di Blok M

Serorang Ibu, Seorang anak dan Kantong Plastik :)
Bagaimana pendapat teman-teman mengenai gambar di atas? 
Ibakah? sedihkah? ingin menolongkah? atau punya pertanyaankah ? 
Yup, Sebelumnya ingin saya katakan bahwa gambar  di atas diambil oleh saya sendiri. 
Saya sering sekali berjumpa dengan Ibu itu. Karena setiap hari saya pulang selalu lewat Blok M.
Pertama kali saya bertemu dengannya, saya diamkan saja, kedua kali bertemu saya diamkan juga, ketiga kali dan entah untuk keberapa kalinya pun saya diamkan. Saya tidak memberinya sepeser uang. 

Nah, baru malam ini tiba-tiba saja hati saya tegerak untuk memberinya uang. Pada dasarnya sih saya penasaran dengan ibu itu. Uang receh pun saya berikan kepada ibu itu  dan saya pun berlalu. Tiba-tiba, kaki saya tertahan lalu kembali lagi menghampiri Ibu itu dan  saya pun bertanya. 


Saya: "Anak Ibu sakit, tapi kenapa tidak dibawa ke rumah sakit?"
Si Ibu: "Sakitnya sudah lama, ini juga sedang berobat"
Saya: "Oh jadi Ibu sedang melakukan Rawat Jalan?"
SI Ibu: " Iya"
Saya : "Ibu darimana?"
SI Ibu: "Sukabumi"
Saya: "Ibu sedang berobat ke rumah sakit mana?"
Si Ibu: "Rumah sakit BxxxT"
Saya : "Kapan Ibu pulang ke Sukabumi?"
Si Ibu : "Setiap hari minggu"
Saya: "Lalu kemana suami ibu?"
Si Ibu : "Sudah Meninggal"
Saya: "Anak Ibu menderita Hidrocepallus kah?
Si Ibu: "Kalau matanya sejak lahir seperti ini, tapi sakitnya sudah tiga tahun dan tidak tahu sakitnya apa, dokter pun tidak tahu, ini sudah bawaan dan memang tidak dirasa"
Saya: "Oh seperti itu ya bu ceritanya, saya kira Ibu belum membawa anaknya berobat"

Ya, teman-teman kurang lebih seperti itulah obrolan saya dengan ibu itu. 
Saya heran saja, kalau setiap kali pulang dan ketika gerimis pun Ibu itu tetap memaksakan diri duduk dibawah gerimis. Saya jengkel ketika melihat ibu itu tapi saya biarkan saja. Dalam hati saya berpikir "Ini Ibu, sudah tahu anaknya sakit tapi tetap saja hujan-hujanan (gerimis-red), seperti ingin menarik rasa iba orang saja ya " ...saya kurang suka waktu itu heheheheh.............

Dan hari ini mugkin karena perasaan saya lagi "lunak" jadinya bisa memandang segala sesuatu lebih "fair" heheehhe........Tapi ya, memang kalau soal "memberi" itu tergantung dari niat kita.....kepada siapapun kita memberi kalau memang niatnya "ikhlas" ya itu tidak menjadi persoalan.  Itu artinya tidak masalah apakah orang yang menerima pemberian kita itu seorang penipu, penjahat dsb. Dikarenakan kita ingin memberi niatnya ya Just DO IT"  
Nah, kalau ada teman-teman yang tersentuh hatinya dan ingin memberikan pertolongan silahkan bisa datang langsung menemui orangnya. Dia bisa dijumpai di BLOK M, Sekitar Pintu Berlian ya....

Tuesday, May 3, 2011

Supaya Goreng Tempe Bumbunya Meresap

Goreng tempe dan tahu : )


Yup, ceritanya minggu kemarin saya belanja ke Pasar Blok A. Letaknya dekat dengan kosan. Nah, salah satu belanjaan yang saya beli adalah Tempe.  Tempe itu harganya Rp. 3000.  Tidak diolah macam-macam tempe itu oleh saya. Hanya digoreng biasa aja. Tentu dengan bumbu seadanya yaitu bawang putih dan garam. Nah cara meracik bumbu itupun unik karena saya tidak punya cobek dan ulek. Mau tahu bagaimana caranya?

Begini, bawang putih itu saya hancurkan dengan menggunakan sendok. Memang tidak akan sampai halus. Tapi setidaknya air bawang putih itu keluar agar tercampur dengan air. Nah setelah bawang putih itu dikasih air lalu dikasih garam dan saya masukan potongan tempe kedalamnya.

Karena tempe yang saya beli masih tersisa dan tidak mungkin habis sekali makan, jadi saya potong-potong tempe sisanya dan saya masukan ke dalam racikan bawang putih  yang di masukan ke dalam toples. Lalu saya tutup dan masukan ke dalam lemari es.

Nah, pagi ini saya goreng kembali tempe itu. Teman-teman bisa  menebak tidak, bagaimana rasanya?
ya bumbunya itu meresap dengan baik. Bawang putih dan garamnya terasa sekali dan saya senang kalau menggoreng tempe itu sampai kering benar, supaya kriuk  Hehehehe...........

Oh ya, Berbicara soal masak memasak, saya ada seorang teman, senang sekali dia kalau sudah urusan memasak. Dia bilang "Daripada membeli dari luar belum tentu bersih, lebih baik kita masak  sendiri, karena kita lebih tahu prosessnya"...begitu lah kurang lebih alasan teman saya itu.
Tapi, apa yang dikatakan teman saya itu benar. Contohnya saya ada kasus. Pada suatu ketika saya dan beberapa orang teman  akan makan siang dari catering, eh, tiba-tiba saja pada gorengan mendoannya teman saya ada sesuatu benda aneh. Teman bilang benda itu adalah gigi yang tanggal. Alhasil saya tidak makan itu mendoan hehehehhe.

Ya, tapi itu bukan berarti masakan kita juga besih 100%. Itu tergantung bagaimana caranya kita mengolah makanan itu. Saya pun pertama kali belajar memasak  itu di rumah nenek. Ya, nenek dari ayah saya. Karena waktu itu  saya tinggal sambil menemaninya. Saya pun belajar mencuci beras dan masak yang lain, walaupun rasanya tidak luar bisa. Tapi tahu tidak, apabila masakan kita kurang enak itu artinya kita belum menemukan racikan bumbu yang tepat heheheh, dan semakin sering memasak, saya kira itu akan membuat kita lebih terampil dan tentunya masakan yang kita buat pun enak rasanya, seperti itulah kira-kiranya....

Sunday, May 1, 2011

Kosan di Jakarta Selatan

Bagaimana menurut teman-teman tentang  bangunan ini?
Yup, apa tanggapan teman-teman tentang foto di atas itu ?
Percaya tidak kalau bangunan seperti yang nampak di atas itu adalah berupa kos-kosan. Saya tahu persis ketika bangunan itu masih dalam proses pembangunan. Awalnya saya pikir mereka akan membuat ruko eh setelah jadi dan saya lihat pengumuman yang ditempel ternyata bangunan itu untuk kos-kosan.

Seperti yang nampak pada gambar di atas memang bangunannya mewah. Terdiri dari 3 lantai. Nah, saya tanya salah seorang pegawai yang bekerja di sana, katanya Kosan yang dimaksud pemiliknya bernama Liem Swie King ...wow, tentu nama itu tidak asing ya ditelinga teman-teman. Dia adalah mantan Pebulutangkis Nasional.

Berdasarkan informasi yang saya terima katanya bangunan itu terdiri dari 23 kamar kalau tidak salah. Berukuran 3X4 meter. Ada pun fasilitasnya ada tempat tidur, lemari, air panas, kamar mandi di dalam, AC, wifi. Nah apakah ada tambahan untuk listrik dan lainnya saya tidak bertanya detil.

Berapa harganya?
Harganya ada yang Rp. 2.500.000,- ada yang Rp. 1750.000,- R. 1650.000,-  nah kurang lebih seperti itu harganya.

Silakan Lihat Contact Personnya :)
Ya, saya salin ulang ya IBU SUCI: 0811171717 atau DASIM: 082112858526........

Memang ya bisnis kos-kosan itu menjanjikan. Terlebih kalau kita membangunnya dekat Kampus. Tapi harga yang ditawarkan di atas mahal. Kalau untuk suami Istri bisalah. Saya dulu dapat kosan di daerah, Cipete, yang harganya sekitar Rp. 1.200.000,- lumayan gede, fasilitasnya hampir sama dengan yang diatas  ada AC,  ada wifi dan juga kamar mandi di dalam. Tapi karena buat saya harganya tidak bersahabat jadi tidak lama kos di sana hanya 1 bulan.

Kalau menurut saya pribadi sih lebih baik mencicil rumah daripada ngekos. Tentu saja kalau sudah punya penghasilan sendiri yak,  hehehehee. 

Nah Dimana letaknya kosan yang katanya pemiliknya itu Liem Swie King?
Ya, saya beritahu letaknya ada di Jl. Gang Kramat Pela 2. Panglima Polim Jakarta Selatan. Atau untuk mempermudahkannya lagi teman-teman tahu toko CheeseCake di jalan Barito 2? ya, kosan itu letaknya dekat dengan toko itu dipinggirnya tepatnya.

Semoga info kosan ini bermanfaat ya :)